Football News & Updates

[Football News & Updates][bleft]

Leagues & Competitions

[Leagues & Competitions][bsummary]

Profil & Wonderkid

[Profil & Wonderkid][grids]

Transfers & Rumors

[Transfers & Rumors][twocolumns]

Manchester United Resmi Lepas Ruben Amorim dan Mulai Babak Baru

 

Manchester United Resmi Lepas Ruben Amorim dan Mulai Babak Baru

Manchester United mengejutkan dunia sepak bola dengan memutus kerja sama mereka bersama pelatih Ruben Amorim pada 5 Januari 2026 setelah hanya bertahan 14 bulan di kursi manajer. 

Keputusan ini menjadi perhatian besar karena terjadi di pertengahan musim Premier League 2025/2026, di mana MU masih berada di posisi yang bisa bersaing untuk tiket Eropa. Langkah ini diambil setelah serangkaian hasil yang mengecewakan dan hubungan internal yang makin tegang antara Amorim dan jajaran manajemen klub.

Akhir Kepemimpinan Amorim di Old Trafford

Ruben Amorim datang ke Manchester United pada November 2024 menggantikan Erik ten Hag dengan harapan membawa perubahan taktik dan prestasi lebih tinggi. 

Namun, musim pertamanya berakhir dengan catatan buruk: MU finis di posisi ke-15 Premier League, rekor terendah dalam puluhan tahun terakhir. Keadaan ini membuat tekanan terhadap Amorim terus meningkat.

Musim 2025/2026 sempat menunjukkan sedikit peningkatan, tapi inkonsistensi hasil membuat manajemen ragu. 

Laga imbang 1-1 kontra Leeds United menjadi momen penting karena emosinya meningkat setelah Amorim mengeluarkan komentar keras soal dukungan transfer dan perannya di klub. Pernyataan itu memberi sinyal adanya gesekan internal yang tak bisa diabaikan lagi.

Rekam Jejak dan Statistik di Manchester United

Selama menjabat sebagai pelatih MU, Amorim memimpin tim dalam 63 pertandingan di semua kompetisi. Dari jumlah itu, MU hanya menang 24 kali, seri 18, dan kalah 21. Rasio kemenangan di bawah 40% ini jadi salah satu catatan terburuk dalam sejarah manajer MU era Premier League.

Kekhawatiran klub bukan hanya soal angka hasil akhirnya saja, tapi juga performa tidak konsisten, terutama di pertandingan liga. Beberapa kemenangan besar tercatat, tapi sering disusul dengan hasil yang mengecewakan. Ketidakstabilan seperti ini dinilai tidak cocok dengan standar tinggi yang diharapkan di Old Trafford.

Dampak Keputusan Klub dan Reaksi Internal

Ketegangan Antara Amorim dan Manajemen

Laporan media Inggris menyebut bahwa hubungan antara Amorim dan staf manajemen semakin tegang selama beberapa pekan terakhir sebelum pemecatan. Sumber internal menyatakan adanya perbedaan pandangan soal strategi transfer pemain dan arahan taktik tim di masa depan. Konflik ini dianggap makin tajam ketika jendela transfer dibuka.

Situasi ini berpuncak pada konferensi pers setelah imbang kontra Leeds. Amorim terbuka mempertanyakan otoritas manajemen serta ingin punya kontrol lebih besar atas keputusan besar klub. Pernyataan semacam itu jarang terjadi di lingkungan profesional seperti Manchester United, dan dianggap memperburuk hubungan kerja.

Reaksi Pemain dan Publik

Berita pemecatan tentunya tidak hanya disambut serius di kalangan media. Beberapa pemain bahkan menunjukkan reaksi di media sosial yang jadi perbincangan fans. Beberapa pemain muda memberi dukungan terbuka terhadap perubahan ini, sementara suporter lama menyambutnya sebagai momen fresh start.

Sementara itu, komentar dari legenda klub dan mantan pemain pun beragam, serta analis sepak bola menilai perombakan pelatih kali ini menegaskan ambisi MU untuk kembali ke level juara. Ini juga mengundang diskusi hangat soal siapa yang pantas jadi pelatih permanen berikutnya.

Darren Fletcher Jadi Pelatih Interim, Apa Artinya?

Penunjukan Pelatih Sementara

Setelah pemecatan Amorim, Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Fletcher bukan sosok asing untuk Setan Merah: ia adalah mantan gelandang MU dan sebelumnya memimpin tim U-18 klub tersebut. Kini, Fletcher memiliki tantangan besar memimpin tim senior di tengah musim kompetitif Premier League.

Penunjukan Fletcher memberi sinyal bahwa klub ingin menjaga stabilitas internal sambil mencari pilihan pelatih permanen yang tepat. Fletcher dipandang memiliki pemahaman kuat soal budaya klub dan pendekatan terhadap pemain muda, yang bisa jadi aset penting dalam fase transisi ini.

Target Pertandingan Perdana

Fletcher akan ditugaskan memimpin pertandingan liga berikutnya, yang diperkirakan menjadi momen penting untuk mengukur bagaimana tim merespon gaya kepelatihan baru. Hasil positif di laga awal bisa memberi momentum yang dibutuhkan untuk musim berikutnya.

Siapa Pelatih Permanen yang Mungkin Datang?

Opsi Nama Besar

Manchester United tidak akan berhenti pada Fletcher. Klub besar seperti MU pasti ingin pelatih permanen yang punya pengalaman dan bisa membawa tim ke level lebih tinggi. Beberapa nama pelatih terkenal dikabarkan masuk radar, dari pelatih papan atas Eropa hingga sosok yang punya gaya taktik agresif.

Sampai keputusan permanen dibuat, banyak spekulasi tentang peluang mantan pelatih MU kembali lagi, atau figur baru yang belum pernah melatih klub besar Premier League sebelumnya. Semua itu masih dalam tahap pertimbangan manajemen.

Pemecatan Ruben Amorim jadi momen besar dalam sejarah modern Manchester United. Keputusan itu bukan sekadar soal hasil buruk, tapi juga soal visi, taktik, dan hubungan internal yang retak. 

Dengan Darren Fletcher sebagai pelatih sementara, MU berharap bisa membangun ulang pondasi tim sambil mencari pelatih permanen yang mampu membawa klub kembali ke kejayaan liga domestik dan kompetisi Eropa pada musim mendatang.

Tidak ada komentar: