MU Kembali Incar Beberapa Gelandang Utama di Bursa Januari 2026
Manchester United kembali ramai jadi sorotan di bursa transfer musim dingin Januari 2026. Pakar transfer Fabrizio Romano memastikan bahwa Setan Merah lagi serius mengejar sosok gelandang baru untuk memperkuat lini tengah mereka saat jendela transfer dibuka awal tahun depan.
Ketertarikan ini datang di tengah kebutuhan jelas Old Trafford untuk menambah kreativitas dan stabilitas di area permainan yang jadi sorotan musim ini
Baleba Tetap Di Radar, Meski Bukan Target Pasti Januari
Salah satu nama yang terus dikaitkan adalah Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion. Walau klub Inggris itu enggan melepasnya di tengah musim, MU belum menghapus nama Baleba dari daftar target mereka.
Internally, sang gelandang masih dianggap cocok dengan rencana Ruben Amorim, meski kemungkinan transfer langsung di Januari masih dipandang tidak besar. Namun peluang itu tidak sepenuhnya tertutup, tergantung bagaiamana Brighton merespon tawaran di jendela musim dingin nanti
Baleba sendiri pernah jadi incaran serius musim panas lalu, namun tawaran MU gagal terealisasi karena negosiasi yang tidak mencapai titik kesepakatan. Kini, meski kemungkinan terdekat lebih besar ke musim panas, minat Manchester United tetap nyata untuk mengamankan jasa gelandang asal Kamerun ini
Opsi Midfielder Lain yang Bisa Bergerak di Januari
Selain Baleba, MU juga mempertimbangkan opsi gelandang lain yang mungkin bisa didatangkan lebih cepat pada jendela transfer musim dingin. Fabrizio Romano menyebut beberapa nama yang berada di daftar pantauan klub, baik sebagai solusi jangka pendek maupun tetap.
Di antara daftar ini ada pemain seperti Adam Wharton dari Crystal Palace dan Elliot Anderson dari Nottingham Forest, yang juga menarik perhatian staf rekrutmen MU. Namun, seperti Baleba, kemungkinan mereka tiba di Januari sangat bergantung pada negosiasi klub masing-masing
Tak ketinggalan, kabar lain menyebutkan Bournemouth Tyler Adams juga sedang dipantau sebagai kandidat yang bisa tersedia pada Januari dengan nilai yang lebih masuk akal.
Monitor ini muncul sebagai bukti bahwa MU mencoba menyeimbangkan antara target besar jangka panjang dan solusi jangka pendek yang realistis di tengah kebutuhan skuad saat ini
Strategi Transfer MU: Musim Dingin vs Musim Panas
Rencana MU untuk memperkuat lini tengah tampaknya punya dua fase. Untuk Januari 2026, klub mengejar opsi yang lebih terjangkau dan tersedia segera, sambil tetap mempertahankan kontak dengan target yang besar namun kemungkinan hadirnya di akhir musim.
Strategi ini muncul karena ruang anggaran dan kebutuhan mendesak agar lini tengah bisa tampil lebih kompetitif di sisa musim 2025/26
Romano sendiri berkali-kali menegaskan bahwa Manchester United ingin menambah minimal satu gelandang baru di Januari, tetapi tidak akan memaksakan pendekatan kepada pemain yang akan memecah bank klub atau menghambat rencana jangka panjang mereka.
Ini menunjukkan keseimbangan antara kebutuhan tim saat ini dan visi pembangunan skuad ke depan
Konteks MU di Musim 2025/26
Musim ini MU memang mengalami tantangan di lini tengah, baik dari segi performa maupun cedera pemain. Itu jadi salah satu alasan kenapa kebutuhan akan tambahan gelandang dianggap penting.
Klub saat ini berada di posisi tertentu di klasemen Premier League yang berarti mereka butuh kestabilan tambahan untuk terus bersaing di tingkat atas kompetisi domestik dan Eropa.
Selain masalah performa, beberapa nama gelandang muda di dalam skuad juga sedang dicermati apakah harus diberi kesempatan lebih banyak bermain atau justru dipinjamkan untuk pengalaman lebih lanjut. Semua ini berkontribusi pada kebutuhan klub untuk mencari opsi eksternal yang bisa langsung berdampak saat musim berjalan.
Apa Artinya Ini Bagi MU Fans
Bagi pendukung Manchester United, kabar ini berarti manajemen tidak tinggal diam melihat performa lini tengah. Rumor yang beredar menunjukkan bahwa klub serius ingin memperbaiki komposisi tim dan tetap berusaha mendatangkan pemain yang sesuai kebutuhan taktik Ruben Amorim.
Walau prosesnya penuh teka-teki dan kemungkinan besar butuh negosiasi panjang, gelagat transfer ini bisa jadi salah satu dinamika besar yang perlu ditunggu saat Januari 2026 mendekat.
Secara strategi, MU tampaknya tidak hanya mengincar nama besar tunggal, tetapi juga mempertimbangkan profil yang lebih variatif: mulai dari pemain yang siap langsung tampil, sampai pemain yang punya prospek jangka panjang buat jadi tulang punggung lini tengah MU di musim-musim mendatang.
Kalau nanti salah satu dari target ini benar-benar datang pada Januari, itu bisa jadi momentum penting buat perubahan gaya permainan dan daya saing MU di liga dan kompetisi lainnya.

Tidak ada komentar: