Pemain Jepang Yang Masuk Ke Liga Inggris

Pemain Jepang Yang Masuk Ke Liga Inggris – Dibalik kesuksesan Liverpool juara Liga Inggris, rupanya tersisip cerita menarik dari pemain Jepang yang sejauh ini sering jadi jimat peruntungan. Liverpool, pada akhirnya sukses pastikan diri melepas dahaga titel juara Liga Inggris yang telah bertahan semasa 30 tahun. Tidak perlu bertanding, Liverpool menghabiskan diri untuk juara Liga Inggris sesudah Manchester City kalah dari Chelsea. Beberapa orang katakan bila kesuksesan Liverpool juara kesempatan ini karena tangan dingin Jurgen Klopp di tempat pelatih. Tetapi, yang tidak beberapa orang sadar ialah sebenarnya Liverpool memang kini waktunya jadi juara Liga Inggris sebab mempunyai jimat peruntungan dalam diri pemain Jepang.

Pas awal tahun ini, Takumi Minamino dihadirkan dari RB Salzburg untuk pemain Jepang pertama yang pada akhirnya masuk dengan Liverpool. Walau cuma jadi pelapis serta belumlah ada satu tahun di Anfield, rupanya Minamino ikut mengikuti serta jadi saksi Liverpool juara Liga Inggris.Cuma turun dalam 5 laga di Liga Inggris, Minamino kenyataannya melanjutkan adat pemain Jepang yang hoby jadi jimat peruntungan. Senang atau mungkin tidak, sebelum Minamino, banyak team yang pada akhirnya juara Liga Inggris tidak lama sesudah datangkan pemain Jepang.

Bukti ini pun membuat pemain Jepang seolah jadi jimat peruntungan buat club yang ingin jadi juara Liga Inggris. Berikut ceritanya.

Junichi Inamoto
Junichi Inamoto

Junichi Inamoto

Cerita berawal waktu Arsenal datangkan Junichi Inamoto dari Gamba Osaka dengan posisi utang satu musim pada Liga Inggris 2001/02. Waktu itu, Arsenal pinjam Inamoto karena performa cemerlang di Liga Jepang sampai dikatakan sebagai salah satunya wonderkid.

Sayang, Inamoto tidak bisa bertumbuh di Liga Inggris sebab kompetisi untuk memperoleh tempat di team pokok Arsenal ketat sekali. Akhirnya, Inamoto belum pernah benar-benar bermain di Liga Inggris, tapi dalam catatan, dia rupanya pernah tampil bela Arsenal pada tempat Liga Champions.

Dengan keseluruhan cuma bermain dalam 4 laga bersama dengan Arsenal, Inamoto juga selekasnya kembali pada Gamba Osaka satu musim selanjutnya. Meskipun begitu, kedatangan Inamoto rupanya mengikuti cara Arsenal dalam merampas gelar Liga Inggris pada musim itu.

Minim andil, Junichi Inamoto masih tertera jadi saksi riwayat Arsenal jadi juara Liga Inggris agar bagaimana juga. Cerita sukses Inamoto juga jadi keran pembuka bagaimana pemain Jepang jadi jimat peruntungan juara Liga Inggris.

Shinji Kagawa
Shinji Kagawa

Shinji Kagawa

Seputar 11 tahun selanjutnya, pemain Jepang lain rupanya tiba kembali pada Liga Inggris. Kesempatan ini Manchester United yang masuk masa akhir Sir Alex Ferguson, pilih untuk datangkan bintang Borussia Dortmund, Shinji Kagawa pada musim 2012/13.

Tidak sama dengan Inamoto, Kagawa yang selanjutnya bermain dalam 2 musim, sukses memberi andil semakin bermakna. Tampil dalam 38 laga bersama-sama Manchester United di Liga Inggris, Kagawa sukses cetak enam gol serta 8 assists.

Tetapi musim paling baik Kagawa dapat disebutkan berlangsung pada awal kehadirannya dimana Manchester United pada akhirnya sukses memenangkan gelar Liga Inggris ke 20. Walau tidak selamanya di turunkan, Kagawa menggenggam peranan penting dalam kesuksesan Manchester United waktu itu.

Sayang memang pada musim kedua-duanya, sesudah kepergian Sir Alex Ferguson, Kagawa juga alami pengurangan peforma sampai pada akhirnya dilepaskan. Akan tetapi, Kagawa melanjutkan adat pemain Jepang yang sukses bawa serta teamnya juara Liga Inggris pada musim pertama kalinya.

Shinji Okazaki
Shinji Okazaki

Shinji Okazaki

Cerita sukses Kagawa rupanya memberikan inspirasi Shinji Okazaki untuk tiba ke Liga Inggris dengan masuk bersama-sama Leicester City pada musim 2015/16. Baru satu musim masuk dengan Leicester City, rupanya peranan Okazaki sangat penting.

Dalam skema 4-4-2, Okazaki diletakkan untuk tandemnya Jamie Vardy di baris depan. Semangat kerja kerasnya serta kecepatan yang dipunyai Okazaki jadi salah satunya fakta kenapa Jamie Vardy pada musim itu sukses cetak gol.

Tidak cuma hanya itu, style main Okazaki yang diketahui untuk pekerja keras, rupanya mampu jadikan Leicester City juara Liga Inggris. Walau sebenarnya satu musim awalnya, Leicester City hampir terdegradasi dari Liga Inggris.

Namun demikian Okazaki tiba, Leicester City seolah mendapatkan jimat peruntungan untuk lari serta membuat riwayat dengan menjadi juara Liga Inggris. Maka bila ada team lain lagi ingin juara Liga Inggris, kelihatannya datangkan pemain Jepang dapat jadi jalan keluar.

Baca Juga : Bek Terbaik Sepanjang Masa

Formasi Tim Manchester United

Formasi Tim Manchester United Bruno Fernandes Dan paul Pogba Menjadi Kreator Serangan

Formasi Tim Manchester United Bruno Fernandes Dan paul Pogba Menjadi Kreator Serangan , Gabungan Paul Pogba dan Bruno Fernandes di Manchester United akan segera terjadi. Alasannya adalah bahwa Pogba benar-benar bebas dari cedera.

Fernandes membuat dampak besar bagi MU. Ketika dibeli pada Januari 2020, ia langsung menjadi pemain inti Manchester United. Pemain Portugal itu mencetak tiga gol dan empat assist.

Bersama Bruno Fernaneds, Manchester United muncul sebagai tim yang berbeda. Setan Merah kini memiliki pemain kreatif yang bisa memberikan bola ke lini depan. Faktor ini menghilang ketika Paul Pogba menderita cedera.

Ketika Paul Fernandes mulai bermain dengan MU, Paul Pogba menyingkirkan cedera. Tentu saja, ini telah menjadi tugas yang rumit, memilih satu untuk Ole Gunnar Solskjaer.

Bagaimana prediksi formasi Manchester United jika Solskjaer memilih untuk berduet dengan Bruno Fernandes dan Paul Pogba? Ulasan di bawah ini.

Formasi Manchester United 4-2-3-1

Formasi ini menjadi pilihan pertama Solskjaer, terutama di masa-masa awal sebagai manajer Manchester United. Dalam formasi ini, Solskjaer dapat memainkan Bruno Fernandes sebagai gelandang serang dengan formasi terbaiknya.

Paul Pogba dapat kembali lagi. Pertahanan bermitra dengan Fred atau Scott McTominay sebagai gelandang. Namun, Paul Pogba, tentu saja, divisi tugas yang tepat, lebih fokus membantu serangan seraya membela McTominay.

Memperkirakan formasinya.

  • Kiper: David De Gea
  • Bek kanan: Aaron Wan-Bissaka
  • Bek tengah: Harry Maguire, Victor Lindelof
  • Bek kiri: Luke Shaw
  • Gelandang bertahan: Paul Pogba, Scott McTominay
  • Gelandang serang: Bruno Fernandes
  • Gelandang kanan: Daniel James
  • Gelandang kiri: Marcus Rashford
  • Penyerang: Anthony Martial
Formasi Manchester United 4-4-2

Formasi ini bisa sangat klasik. Namun, formasi ini, dikutip oleh sejumlah media Inggris, dianggap oleh Solskjaer. Manajer Norwegia mencoba dalam berbagai sesi latihan dalam tembakan terakhir Setan Merah.

Dalam formasi ini, MU akan bermain empat gelandang sekaligus. Tugas pertahanan dapat diterapkan pada Fred dan Scott McTominay, sementara Paul Pogba dan Bruno Fernandes dapat fokus pada serangan.

Karakter Anthony Martial dan Marcus Rashford, yang biasanya turun ke sayap, dapat mendukung formasi ini.

Prediksi dari formasinya.

  • Kiper: David De Gea
  • Bek kanan: Aaron Wan-Bissaka
  • Bek tengah: Harry Maguire, Victor Lindelof
  • Bek kiri: Luke Shaw
  • Gelandang bertahan: Scott McTominay
  • Gelandang tengah: Fred, Paul Pogba
  • Gelandang serang: Bruno Fernandes
  • Penyerang: Marcus Rashford, Anthony Martial
Formasi Manchester United 3-1-4-2

Paul Pogba dan Bruno Fernandes sebenarnya memiliki karakter yang hampir mirip. Akan lebih tepat jika kedua pemain lebih agresif dari pertahanan. Formasi 3-1-4-2 dapat mengakomodasi kedua gaya permainan.

Scott McTominay akan memainkan peran kunci sebagai gelandang bertahan. Selain itu, Brandon Williams dan Aaron Wan-Bissaka harus didisiplinkan untuk tugas membantu pertahanan. Karena ketika United kehilangan bola, akan ada banyak ruang kosong di lini tengah.

Untuk Prediksi Dari Formasinya.

  • Kiper: David De Gea
  • Bek tengah: Harry Maguire, Victor Lindelof, Luke Shaw
  • Gelandang bertahan: Scott McTominay
  • Gelandang kanan: Aaron Wan-Bissaka
  • Gelandang tengah: Bruno Fernandes, Paul Pogba
  • Gelandang kiri: Brandon Williams
  • Penyerang: Marcus Rashford, Anthony Martial
Formasi Manchester United 3-4-1-2

Ini adalah formasi Solskjaer (3/8/2020) yang digunakan saat mengalahkan Manchester City. Marcus Rashford dapat memimpin Anthony Martial dari depan, dan Bruno Fernandes menempati posisi tepat di belakangnya.

Paul Pogba, tentu saja, bermain secara paralel dengan McTominay dalam peran yang lebih agresif. Posisi ini diyakini menjadi pilihan ideal ketika United menyerang, tetapi tidak memiliki pemain saat bertahan.

  • Kiper: David De Gea
  • Bek tengah: Harry Maguire, Victor Lindelof, Luke Shaw
  • Gelandang kanan: Aaron Wan-Bissaka
  • Gelandang tengah: Scott McTominay, Paul Pogba
  • Gelandang kiri: Brandon Williams
  • Gelandang serang: Bruno Fernandes
  • Penyerang: Marcus Rashford, Anthony Martial
Formasi Manchester United 4-2-2-2

Formasi ini mungkin tidak terlalu umum. Namun, RB Leipzig berhasil dalam formasi ini. Julian Nagelsmann menggunakan formasi ini untuk menyerang duet Patrick Schick dan Timo Werner serta duet Christopher Nkunku dan Dani Olmo untuk menyerang pemain tengah.

Formasi ini cocok untuk United. Di depannya adalah duo Marcus Rashford dan Anthony Martial. Kemudian duo gelandang Bruno Fernandes dan Paul Pogba.

Hanya dalam formasi ini sayap belakangnya kuat. RB Leipzig memiliki Marcel Halstenberg dan Nordi Mukiele untuk bermain di belakang sayap. Mereka aktif saat menyerang, tetapi disiplin kembali ke pertahanan.

Prediksi formasinya.

  • Kiper: David De Gea
  • Bek kanan: Aaron Wan-Bissaka
  • Bek tengah: Harry Maguire, Victor Lindelof
  • Bek kiri: Luke Shaw
  • Gelandang bertahan: Scott McTominay, Fred
  • Gelandang tengah: Paul Pogba, Bruno Fernandes
  • Penyerang: Marcus Rashford, Anthony Martial

Baca Juga : Alasan Penting PSSI Hapus Degradasi Shopee Liga 1 2020

Klasemen Liga Inggris Dan Statistik Sebelum Musim Ditangguhkan

Klasemen EPL Dan Statistik Sebelum Musim Ditangguhkan Saat ini

Pekan tanpa pertandingan sepak bola masih berlangsung. Sebagai catatan berikut ini adalah Klasemen EPL Dan Statistik Sebelum Musim Ditangguhkan.

Liverpool musin ini sedang melangkah cepat untuk menuju takhta sepakbola Liga Inggirs  Premier League sebelum “terkena” pandemi virus Corona. Sehingga harus ditangguhkan sampai jadwal yang masih belum ditentukan.

Setelah melakoni 29 pertandingan, The Red berhasil untuk memuncaki klasemen Premier League dengan 82 poin. Jumlah tersebut berbeda 25 poin di belakang Manchester City, yang duduk di posisi kedua dengan 57 poin dari 28 laga.

Standings — English Premier League

Pos. P W D L GD Pts Form
1
Liverpool
Liverpool 29 27 1 1 45 82
WWWWLW
2
Manchester City
Manchester City 28 18 3 7 37 57
DWLWWL
3
Leicester City
Leicester City 29 16 5 8 30 53
WDDLLW
4
Chelsea
Chelsea 29 14 6 9 12 48
DDLWDW
5
Manchester United
Manchester United 29 12 9 8 14 45
LDWWDW
6
Wolverhampton Wanderers
Wolverhampton Wanderers 29 10 13 6 7 43
LDDWWD
7
Sheffield United
Sheffield United 28 11 10 7 5 43
DLWWDW
8
Tottenham Hotspur
Tottenham Hotspur 29 11 8 10 7 41
WWWLLD
9
Arsenal
Arsenal 28 9 13 6 4 40
DDDWWW
10
Burnley
Burnley 29 11 6 12 -6 39
WDWWDD
11
Crystal Palace
Crystal Palace 29 10 9 10 -6 39
LLLWWW
12
Everton
Everton 29 10 7 12 -9 37
DWWLDL
13
Newcastle United
Newcastle United 29 9 8 12 -16 35
DDLLDW
14
Southampton
Southampton 29 10 4 15 -17 34
WLLWLL
15
Brighton and Hove Albion
Brighton and Hove Albion 29 6 11 12 -8 29
LDDDLD
16
West Ham United
West Ham United 29 7 6 16 -15 27
LDLLWL
17
Watford
Watford 29 6 9 14 -17 27
LLDLWL
18
Bournemouth
Bournemouth 29 7 6 16 -18 27
WWLLDL
19
Aston Villa
Aston Villa 28 7 4 17 -22 25
DWLLLL
20
Norwich City
Norwich City 29 5 6 18 -27 21
LDLLW

Dengan perbedaan itu, jika kalian melihat jadwal semula, bukan tidak mungkin lagi jika Liverpool sudah pasti akan meraih gelar Premier League pertama mereka pada titik ini dan tidak ditangguhkan pada musim ini.

Sementara itu, menurut statistik pemain pada situs PremierLeague.com, striker Leicester City Jamie Vardy masih bertengger sebagai pemian yang tersubur sejauh ini dengan torehan 19 gol. Pierre-Emerick Aubameyang, Sergio Aguero dan Mohamed sedang membuntutinya.

Top skorer sementara:

Vardy (Leicester City) 19 gol
Aubameyang (Arsenal) 17 gol
Aguero (Man City) 16 gol
Salah (Liverpool) 16 gol

Sementara pada sektor assist , Kevin De Bruyne dari Man City di puncak dengan 16 assist. Trent Alexander Arnold menjadi pemain lain yang sudah melewati dua digit assist sejauh laga ini.

Top assist sementara:

De Bruyne (Man City) 16 assist
Alexander-Arnold (Liverpool) 12 assist
Riyad Mahrez (Man City) 8 assist

Di bawah mistar gawang, sejumlah kiper juga masih bersaing di sejumlah catatan clean sheet. Dalam hal ini, kiper Burnley Nick Pope masih memimpin.

Total clean sheet sementara:

Pope (Burnley) 11
Dean Henderson (Sheffield United) 10
Alisson (Liverpool) 10
Kasper Schmeichel (Leicester) 10

Baca Juga : Klasemen Liga Spanyol Dan Statistik Yang Didominasi Messi

Sejarah Rivalitas Manchester United VS Newcastle United

Sejarah Rivalitas Manchester United VS Newcastle United

Sejarah Rivalitas Manchester United VS Newcastle United – Pertandingan panas ini pertama kali dimainkan pada 6 April 1895.

Ketika Manchester United – masih dikenal kemudian sebagai Newton Heath – mengalahkan Newcastle United 5.1 di Bank Street di Clayton, Manchester di
depan kerumunan 6.000.

Newton Heath telah pindah ke sana dua tahun sebelumnya setelah bermain game liga awal mereka di North Road; ini adalah bentrokan Divisi II dengan tim
yang telah terdegradasi dari Divisi Pertama Football League musim sebelumnya.

Kemenangan pertama Newcastle United di fixture datang pada 13 November 1897: 1,0 melalui gol oleh Willie wardrope.

Newcastle terbesar kemenangan tandang to date terhadap Red Devils datang 25 tahun setelah tim telah resmi berubah nama menjadi Manchester United, pada
tanggal 10 September, 1927. Newcastle menang 7.1 di depan kerumunan 50.217
di Old Trafford di mana klub Manchester telah pindah pada tahun 1910.

Newcastle mencetak tujuh gol lagi di musim 1930-1931, kebobolan empat balasan. Jack Cape mencetak hat-trick untuk pengunjung dengan Tommy Reid
juga mencetak hat-trick untuk tim tuan rumah.

Hasil imbang skor tinggi 4,4 berlangsung pada 31 Januari 1959 dengan Bobby Charlton dan Dennis Viollet dan Alberts – Quixall dan Scanlon – mencetak gol tim tuan rumah. Newcastle mencetak gol melalui Ivor Allchurch, John McGuigan dan dua dari Len Putih.

Tutup permainan skor tinggi antara kedua tim termasuk sempit kemenangan 3.2 untuk tim Lancashire pada 3 September 1966 waktu Denis Law mencetak gol kemenangan.

Itu 3,2. Manchester United lagi pada 15 Oktober 1977, tak lama setelah Dave Sexton menggantikan Tommy Docherty sebagai manajer. Jimmy Greenhoff mencetak gol kemenangan hari itu

Tim tuan rumah menang 5,3 pada tanggal 23 November 2002 dengan Ruud Van Nistelrooy mencetak hat-trick.

Tujuan Newcastle hari itu termasuk gol ke-100 Alan Shearer Premier League untuk klub (ia juga demikian menjadi pemain pertama yang mencetak 100 gol Premiership untuk dua klub berbeda – Blackburn Rovers menjadi orang lain).

Pada Boxing Day 2012 Manchester United menang 4.3 dengan Javier Hernandez mencetak gol kemenangan di menit terakhir dari salah satu permainan yang paling menakjubkan fixture ini telah menghasilkan.

Sejarah Rivalitas Manchester United VS Newcastle United

Manchester United tim telah menempatkan enam gol terakhir The Magpies di fixture ini selama tiga periode berbeda dalam sejarah klub, dan semua di tingkat atas sepakbola Inggris.

The ‘Busby Babes’ mengalahkan Newcastle 6.1 pada 12 Januari 1957 di depan sedikit lebih dari 45.000 penggemar dan terakhir kali fixture ini dimainkan sebelum bencana akan menyerang di Munich lebih dari setahun kemudian. Whelan, Pegg dan Viollet mencetak dua gol masing-masing hari itu, dengan satu Jacky Milburn membalas untuk Toon.

Mereka memenangkan 6,0 pada 4 Mei 1968, hanya 25 hari sebelum tim dibangun kembali Busby akan memenangkan Piala Eropa di Stadion Wembley untuk pertama kalinya dengan mengalahkan Benfica. Sadler, Kidd (2) dan George Best hat-trick kolektif dialihkan Newcastle hari itu di depan kehadiran hanya pendek dari 60.000.

Hampir empat puluh tahun kemudian, pada 12 Januari 2008, Manchester
United kembali meraih 6.0, kali ini di depan kerumunan hampir 76.000. tujuan
mereka hari itu termasuk hat-trick dari Cristiano Ronaldo.

Tim Alex Ferguson akan memenangkan kedua dari tiga gelar liga berturut-turut
musim dan ketiga klub Piala Eropa (sekarang Liga Champions) di Moskow lebih
dari empat bulan kemudian melawan Chelsea.

Pada 7 Desember 2013 Newcastle United menang di Old Trafford untuk pertama
kalinya dalam lebih dari 40 tahun, dengan gol tunggal Yohan Cabaye di babak
kedua terbukti menjadi perbedaan antara kedua belah pihak

Sejarah Rivalitas Chelsea VS Arsenal

Sejarah Rivalitas Chelsea VS Arsenal

Sejarah Rivalitas Chelsea vs Arsenal bertemu di Divisi Pertama Liga Sepak Bola di Stamford Bridge untuk pertama kalinya pada 9 November 1907.

30 tahun setelah stadion pertama kali dibuka untuk digunakan oleh London Athletic Club. Chelsea menang 2.1 dengan kedua gol yang dicetak oleh George Hilsdon. balasan Arsenal datang dari Charlie Satterthwaite.

George Hilsdon adalah pemain pertama yang mencetak 100 gol untuk Chelsea dan baling-baling cuaca mencontoh dia masih dapat dilihat di Stamford Bridge.

Legenda mengatakan bahwa Chelsea akan menderita ‘kemalangan besar’ jika pernah dihapus, seperti yang selama karya tanah pada akhir 1970-an ketika Chelsea berada di penurunan keuangan dan sepak bola.

Hilsdon adalah korban dari serangan gas di Front Barat dalam Perang Dunia I dan pernah bermain sepak bola profesional lagi, mati pada tahun 1941. Makamnya berada ditandai.

Pertandingan pertama ini disaksikan oleh kerumunan kemudian rekor untuk divisi teratas Inggris: 65.000.

Arsenal masih dikenal sebagai dan berbasis di Woolwich Arsenal pada saat itu, tetapi mereka memiliki besar jauh berikut untuk pertandingan ini karena itu juga menjadi hari ulang tahun ke-66 Raja Edward VII.

Amunisi pabrik – di mana banyak pekerja yang mengikuti klub didasarkan – ditutup untuk hari, maka mereka bebas untuk melakukan perjalanan ke London Barat.

Bahkan, Arsenal bisa saja saingan lebih lokal dari Chelsea dari Tottenham Hotspur. Seorang pengusaha lokal – Henry Norris – memiliki peran penting dalam pengembangan kedua klub.

Mengumpulkan kekayaan dari properti Norris menjadi Direktur dan kemudian Ketua Fulham.

Pengusaha lain Edwardian disebut Henry – Henry Augustus Mears – telah mengakuisisi Stamford Bridge dengan maksud untuk itu menjadi salah satu tempat terbaik untuk sepak bola di ibukota jika tidak seluruh negeri.

Dia menawarkan Norris kesempatan untuk memindahkan Fulham FC ke tanah tapi Norris menolak untuk membayar sewa tahunan beberapa £ 1500 dan Mears menciptakan tim sendiri – Chelsea FC pada tahun 1905.

 

Memiliki Norris tidak pernah begitu hati-hati dengan uangnya, mungkin ada tidak menjadi klub sepak bola Chelsea sama sekali.

Lima tahun kemudian Norris, masih Ketua Fulham menjadi pemegang saham mayoritas Woolwich Arsenal yang telah pergi ke likuidasi.

Menjadi Ketua klub London juga, Norris diusulkan menggabungkan mereka dengan Fulham untuk membentuk super-klub.

Langkah ini diblokir oleh Football League dan Chelsea dan Fulham tetap rival lokal daripada Chelsea dan Arsenal.

Pertandingan antara kedua tim pada tahun 1907 adalah yang pertama yang pernah dimainkan oleh dua klub London di Divisi Pertama dan begitu besar pertama ‘derby London.’

Semua pertemuan liga berikutnya antara kedua belah pihak sampai saat ini di tingkat atas sepakbola Inggris (Divisi lama Pertama dan sekarang Liga Premier).

Woolwich Arsenal mendapat balas dendam mereka pada musim berikutnya dengan kemenangan 2.1 pada 28 November 1908 – gawang MU datang dari George Hilsdon lagi.

The Gunners menang atas Chelsea rumput di musim setelah itu juga, sebelum
undian pertama dalam perlengkapan liga ini pada tanggal 15 Februari 1913.

Ini adalah terakhir kali kedua tim bertemu sebelum Woolwich Arsenal pindah ke Highbury dan mengubah nama mereka untuk Arsenal.

Memang, setelah itu menang di pertemuan pertama mereka, Chelsea tidak menang fixture lagi sampai 13 Desember 1919 ketika mereka menang dengan gol
dari Robert McNeil, John Cock and Henry Ford di depan kerumunan pasca-perang besar 60.000.

Fixture pada tanggal 12 Oktober, 1935 bermain di depan kerumunan besar lain: 82.905, yang mencatat kehadiran kedua tertinggi untuk pertandingan liga Inggris. Ini selesai dalam imbang 1.1. Joseph Bambrick mencetak gol untuk Chelsea dan Jack Crayston untuk Arsenal.

Arsenal rekor menang liga di Stamford Bridge datang di depan 74.667 penggemar sepak bola di 29 November 1930 – kemenangan 5.1,

Dengan David Jack mencetak hat-trick saat Arsenal mendekati mereka pertama Liga Championship menang dan dominasi sepakbola Inggris di tahun 1930-an . Mereka mencetak lima kali lagi pada 24 November 1934

Dalam kemenangan 5.2 kali ini – dengan legendaris Arsenal pusat-maju Ted Drake mencetak empat gol Arsenal.

Drake akan pergi untuk mengelola Chelsea pada tahun 1952 dan sebagian besar
bertanggung jawab untuk mengubah nickname mereka dari The Pensioners ke
The Blues.

The Gunners juga mencetak lima gol dalam kemenangan pada 29 Oktober 2011 5.3 dengan Robin Van Persie mencetak hat-trick untuk pemenang.

Kemenangan terbesar Chelsea dalam pertandingan datang dalam kemenangan 6.0 di Liga Premier pada 22 Maret 2014, yang juga manajer Arsenal, permainan
1000 Arsene Wenger yang bertanggung jawab.

Ini adalah jumlah gol terbanyak Chelsea telah mencetak gol melawan Arsenal
dalam pertandingan liga di Stamford Bridge dan juga mewakili margin terbesar kemenangan dengan The Blues.

Oscar mencetak dua gol hari itu bersama masing-masing dari Samuel Eto’o,
Andre Schurrle, Eden Hazard dan Mohamed Salah di depan kehadiran 41.614.

Sisi leher dan leher dalam hal kemenangan di pertandingan ini. Pada tahun-tahun ketika Chelsea telah pergi untuk memenangkan Judul Liga mereka tidak
pernah kalah di kandang rival mereka dari London Utara,

Menggambar pertandingan di 1954/55 dan 2004/05 musim dan memenangkan
masing-masing di 2005/06, 2009 / 10 dan 2014/15.

Untuk Arsenal, di 13 musim di mana mereka telah selesai sebagai Liga
Champions, mereka hanya kalah di Chelsea pada dua kesempatan (Chelsea
berada di Divisi II pada musim 1988/89 sehingga tidak ada perlengkapan) – pada 29 Agustus, 1970.

Ketika Paddy Mulligan dan John Hollins mencetak gol untuk Chelsea dan Eddie
Kelly mendapat satu gol bagi Arsenal – dan pada 2 Februari 1991.

Kerry Dixon dan Graham Stuart mencetak gol untuk Chelsea hari itu dengan
Alan Smith membalas untuk Arsenal di depan kerumunan 29.094.

Ini adalah satu-satunya kekalahan liga musim untuk tim Arsenal George
Graham dan pertama mereka di 27 Divisi Pertama cocok, peregangan kembali
dengan kerugian 2,0 di Luton Town pada 21 April 1990.