Detik Bola

Klasemen Liga Inggris Dan Statistik Sebelum Musim Ditangguhkan

Klasemen EPL Dan Statistik Sebelum Musim Ditangguhkan Saat ini

Pekan tanpa pertandingan sepak bola masih berlangsung. Sebagai catatan berikut ini adalah Klasemen EPL Dan Statistik Sebelum Musim Ditangguhkan.

Liverpool musin ini sedang melangkah cepat untuk menuju takhta sepakbola Liga Inggirs  Premier League sebelum “terkena” pandemi virus Corona. Sehingga harus ditangguhkan sampai jadwal yang masih belum ditentukan.

Setelah melakoni 29 pertandingan, The Red berhasil untuk memuncaki klasemen Premier League dengan 82 poin. Jumlah tersebut berbeda 25 poin di belakang Manchester City, yang duduk di posisi kedua dengan 57 poin dari 28 laga.

Standings — English Premier League

Pos. P W D L GD Pts Form
1
Liverpool
Liverpool 29 27 1 1 45 82
WWWWLW
2
Manchester City
Manchester City 28 18 3 7 37 57
DWLWWL
3
Leicester City
Leicester City 29 16 5 8 30 53
WDDLLW
4
Chelsea
Chelsea 29 14 6 9 12 48
DDLWDW
5
Manchester United
Manchester United 29 12 9 8 14 45
LDWWDW
6
Wolverhampton Wanderers
Wolverhampton Wanderers 29 10 13 6 7 43
LDDWWD
7
Sheffield United
Sheffield United 28 11 10 7 5 43
DLWWDW
8
Tottenham Hotspur
Tottenham Hotspur 29 11 8 10 7 41
WWWLLD
9
Arsenal
Arsenal 28 9 13 6 4 40
DDDWWW
10
Burnley
Burnley 29 11 6 12 -6 39
WDWWDD
11
Crystal Palace
Crystal Palace 29 10 9 10 -6 39
LLLWWW
12
Everton
Everton 29 10 7 12 -9 37
DWWLDL
13
Newcastle United
Newcastle United 29 9 8 12 -16 35
DDLLDW
14
Southampton
Southampton 29 10 4 15 -17 34
WLLWLL
15
Brighton and Hove Albion
Brighton and Hove Albion 29 6 11 12 -8 29
LDDDLD
16
West Ham United
West Ham United 29 7 6 16 -15 27
LDLLWL
17
Watford
Watford 29 6 9 14 -17 27
LLDLWL
18
Bournemouth
Bournemouth 29 7 6 16 -18 27
WWLLDL
19
Aston Villa
Aston Villa 28 7 4 17 -22 25
DWLLLL
20
Norwich City
Norwich City 29 5 6 18 -27 21
LDLLW

Dengan perbedaan itu, jika kalian melihat jadwal semula, bukan tidak mungkin lagi jika Liverpool sudah pasti akan meraih gelar Premier League pertama mereka pada titik ini dan tidak ditangguhkan pada musim ini.

Sementara itu, menurut statistik pemain pada situs PremierLeague.com, striker Leicester City Jamie Vardy masih bertengger sebagai pemian yang tersubur sejauh ini dengan torehan 19 gol. Pierre-Emerick Aubameyang, Sergio Aguero dan Mohamed sedang membuntutinya.

Top skorer sementara:

Vardy (Leicester City) 19 gol
Aubameyang (Arsenal) 17 gol
Aguero (Man City) 16 gol
Salah (Liverpool) 16 gol

Sementara pada sektor assist , Kevin De Bruyne dari Man City di puncak dengan 16 assist. Trent Alexander Arnold menjadi pemain lain yang sudah melewati dua digit assist sejauh laga ini.

Top assist sementara:

De Bruyne (Man City) 16 assist
Alexander-Arnold (Liverpool) 12 assist
Riyad Mahrez (Man City) 8 assist

Di bawah mistar gawang, sejumlah kiper juga masih bersaing di sejumlah catatan clean sheet. Dalam hal ini, kiper Burnley Nick Pope masih memimpin.

Total clean sheet sementara:

Pope (Burnley) 11
Dean Henderson (Sheffield United) 10
Alisson (Liverpool) 10
Kasper Schmeichel (Leicester) 10

Baca Juga : Klasemen Liga Spanyol Dan Statistik Yang Didominasi Messi

Klasemen Liga Spanyol Dan Statistik Yang Didominasi Messi

Klasemen Liga Spanyol Dan Statistik Yang Didominasi Messi Sebelum Musim Di Tangguhkan

Sebelum musim ditangguhkan,LaLiga lagi seru dengan Barcelona dan Real Madrid. Inilah data Klasemen Liga Spanyol Dan Statistik Yang Didominasi oleh Messi.

Barcelona dan Real Madrid pada saat ini sedang bersaing dengan sengit dipuncak klasemen pada saat ini.

Pandemi virus Corona sudah membuat liga top eropa belum bisa untuk bergulir kembali. Di Spanyol, itu terjadi setelah El Barca berhasil mengeser El Real dari posisi puncak klasemen pada Jornada ke 27.

Sejauh ini, Barcelona telah berada di puncak klasemen dengan total 58 poin. Sementara Madrid membuntuti di tempat kedua dengan jarak dua angka saja.

Klasemen – La Liga Spanyol

Pos. P W D L GD Pts Form
1
Barcelona
Barcelona 27 18 4 5 32 58
WWWLW
2
Real Madrid
Real Madrid 27 16 8 3 30 56
WDLWL
3
Sevilla
Sevilla 27 13 8 6 10 47
LDWWD
4
Real Sociedad
Real Sociedad 27 14 4 9 12 46
WWWLW
5
Getafe
Getafe 27 13 7 7 12 46
WLLWD
6
Atlético de Madrid
Atlético de Madrid 27 11 12 4 10 45
WDWDD
7
Valencia CF
Valencia CF 27 11 9 7 -1 42
LDLWD
8
Villarreal
Villarreal 27 11 5 11 6 38
DWLLL
9
Granada CF
Granada CF 27 11 5 11 1 38
LWWDD
10
Athletic Club
Athletic Club 27 9 10 8 6 37
LLLWW
11
Osasuna
Osasuna 27 8 10 9 -4 34
LWLLW
12
Real Betis
Real Betis 27 8 9 10 -5 33
LDDLW
13
Levante
Levante 27 10 3 14 -8 33
WLWLD
14
Alavés
Alavés 27 8 8 11 -8 32
WLWDD
15
Real Valladolid
Real Valladolid 27 6 11 10 -10 29
DLWLL
16
Eibar
Eibar 27 7 6 14 -14 27
LLWLL
17
Celta de Vigo
Celta de Vigo 27 5 11 11 -12 26
WDWDD
18
Mallorca
Mallorca 27 7 4 16 -16 25
LWDLW
19
Leganés
Leganés 27 5 8 14 -18 23
LDLDW
20
Espanyol
Espanyol 27 4 8 15 -23 20
WDLDL

Persaingan dari kedua tim musuh bebuyutan juga tercermin dalam statistik pemain sejauh ini.Dalam daftar sementara tersubur sementara ini, seperti Lionel Messi dan Luis Suarez dari Barcelona mengapit penyerang dari Madrid yaitu Karim Benzema.

Top skorer sementara:

Messi (Barcelona) 19
Benzema (Real Madrid) 14
Suarez (Barcelona) 11
Gerard Moreno (Villarreal CF) 11
Lucas Perez (Alaves) 11
Roger Martí Salvado (Levante) 11

Menariknya, Messi kembali kedaftar posisi teratas dalam daftar statistik penting lainnya yaitu assist. Dia membuat 12 assist dalam 22 pertandingan di mana ia telah jalani sampai sekarang, dengan rata-rata 0,55 assist per game.

Top Assist Sementara:

Messi (Barcelona) 12
Cristian Portugues Manzanera (Real Sociedad) 8
Luis Suarez (Barcelona) 7
Rodrigo (Valencia) 7
Roberto Torres Morales (Osasuna) 7

Dilihat oleh situs resmi LaLiga, Messi semakin didominasi dengan menjadi pemain yang memiliki jumlah tembakan (55) dan dengan giringan bola (118) Laliga tertinggi di Spanyol sejauh ini.

Fakta Menarik Jelang Laga Big Match Manchester United VS Tottenham Hotspur

Fakta Menarik Jelang Laga Big Match Manchester United VS Tottenham Hotspur di Old Trafford pada laga pekan ke-15 Premier League, Rabu (4/12/2019).

Meski tampil di kandang sendiri, MU diprediksi bakal bekerja keras mengalahkan Spurs.

The Red Devils tercatat belum meraih tiga poin dalam tiga pertandingan terakhir. Mereka ditahan 3-3 Sheffield United dan bermain 2-2 kontra Aston Villa di Premier League, serta kalah 1-2 dari Astana di Liga Europa.

Hasil imbang kontra Sheffield dan The Villa membuat Manchester United turun satu peringkat ke urutan 10 klasemen sementara Premier League. Mereka mengoleksi 18 poin, terpaut dua angka dari Tottenham Hotspur di posisi keenam.

Menghadapi Tottenham, MU bertekad merengkuh kemenangan. Namun, hal tersebut bukan perkara mudah. Dari enam pertemuan terakhir di Premier League, Tim Setan Merah memetik tiga kemenangan dan menelan tiga kekalahan dari Spurs.

Anda juga dapat bermain game menarik dengan uang asli dengan melalukan daftar poker online indonesia yang sangat mudah dan gratis.

Selain itu, The Lilywhites sedang dalam kepercayaan diri tinggi. Sejak diasuh Jose Mourinho pada 20 November 2019, Tottenham Hotspur mampu meraih tiga kemenangan beruntun.

Harry Kane dkk. mengalahkan West Ham United dengan skor 3-2, menang 4-2 atas Olympiakos, dan membungkam Bournemouth dengan skor 3-2.

Sosok Mourinho juga akan menjadi momok untuk Manchester United. Manajer asal Portugal itu pernah menangani The Red Devils dari Mei 2016 sampai Desember 2018.

Fakta Menarik Jelang Laga Big Match Manchester United Menajamu Tottenham Hotspur

1. MU dan Tottenham sama-sama saling mengalahkan pada laga tandang di Premier League musim lalu. The Red Devils menang 1-0 di Stadion Wembley, sedangkan Spurs memetik kemenangan 3-0 di Old Trafford.

2. Tottenham telah menelan 34 kekalahan kontra Manchester United di Premier League. Jumlah tersebut adalah yang terbanyak dibandingkan saat bersua klub lain.

3. Sebelum meraih kemenangan 3-0 pada musim lalu, Spurs menelan empat kekalahan beruntun di Old Trafford dan tak mampu mencetak gol.

4. Manchester United mengincar kemenangan beruntun perdana atas Tottenham Hotspur di Premier League untuk pertama kalinya, sejak 2015.

5. Tiga pertandingan tak terkalahkan Manchester United (1 menang; 2 imbang) di Premier League adalah yang terpanjang pada musim ini.

6. MU tak terkalahkan dalam delapan pertandingan kandang di semua kompetisi (4 menang; 4 imbang).

7. Meski begitu, ini adalah awal terburuk Tim Setan Merah di liga sejak 1988-1989. Mereka hanya meraih 18 poin dari 14 laga pembuka di liga.

8. Tottenham hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga tandang di Premier League musim ini (3 imbang; 3 kalah).

9. Spurs mencatatkan 14 pertandingan tandang beruntun di Premier League tanpa mencatatkan clean sheet. Itu adalah torehan terburuk mereka sejak 1979.

10. Harry Kane hanya mencetak dua gol dalam 10 penampilan terakhir kontra Manchester United di Premier League. Jika di rata-rata, Kane hanya mencetak satu gol setiap 412 menit

 

Gemilang Uang Dalam Industri Sepakbola Modern

Gemilang Uang Dalam Industri Sepakbola Modern

Gemilang Uang Dalam Industri Sepakbola Modern – Banyak orang menyatakan terkejut dan kecewa tuduhan terbaru dari korupsi di badan sepakbola dunia, FIFA,

Tapi harus yang benar-benar terkejut jika eksekutif sepakbola berperilaku seperti bankir?

Dulu dikatakan bahwa uang adalah akar segala kejahatan tapi sentimen tersebut
tampaknya telah menjadi ketinggalan zaman di dunia yang didominasi oleh bisnis besar.

Namun demikian, sulit untuk menyangkal bahwa kolam besar uang telah terakumulasi dalam situasi global di mana orang dalam yang korup dapat beroperasi di luar kendali sebagian besar pemerintah nasional.

FIFA telah menjadi belum satu perusahaan lebih multinasional yang perlu regulasi yang efektif.

FBI harus mengucapkan selamat untuk memimpin dan mendorong lembaga-lembaga lain untuk mengikuti apa yang harus menjadi perang salib
internasional untuk akar-korupsi dari olahraga favorit dunia.

Ada suatu masa ketika pemain dibayar upah sedikit lebih tinggi dari pedagang sebanding dengan alasan bahwa karir mereka bermain pendek dan mereka akan
perlu untuk kembali ke pekerjaan yang lebih biasa setelah pensiun dari permainan.

Untuk mencegah persaingan yang tidak sehat antar klub, dengan klub kaya mencuri pemain dari lawan mereka kurang baik yang didanai, upah maksimum ditegakkan.

Jadi klub sepak bola yang benar-benar mewakili komunitas lokal mereka, dengan sebagian besar pemain menjadi anak laki-laki lokal, dan penggemar
yang mampu mengidentifikasi erat dengan pahlawan lokal mereka.

Semangat keluarga ini tercermin dalam teriakan sering diulang-ulang dari ‘Ayo saya babbies!’

Bagaimana olahraga ini indah sepak bola menjadi transmogrified ke bisnis besar
yang menelurkan FIFA adalah kisah panjang yang pernah memajukan keserakahan, tapi mulai dengan penciptaan serikat pemain ‘dan intrik pemimpinnya.

Kampanye yang sukses untuk penghapusan upah maksimum membuka kesempatan bagi klub dengan uang untuk menarik pemain terbaik.

Sekarang game tidak dimenangkan oleh keterampilan dan energi dari pemain lokal namun dengan kekayaan klub.

Maka olahraga semakin rusak oleh upaya untuk membuat permainan tontonan TV, mengirimnya menuruni lereng licin untuk kontrak monopoli besar dan melihat dibatasi.

pemain modern multijutawan dan semua tapi klub terkaya mengalami kesulitan dalam membayar upah pemain.

Bahkan dengan jumlah besar dibayar untuk hak TV eksklusif, klub telah merasa perlu untuk mengumpulkan uang lebih banyak dengan meningkatkan biaya stadion dan menjual replika bermain shirt dan memorabilia lainnya.

Beberapa klub sudah menyerah perjuangan untuk menyeimbangkan buku dan bukan mengandalkan pada kantong berdasar dari berkuasa imigran.

Liga sepak bola kaya Eropa menarik pemain terbaik dari semua daerah yang dirampas dunia, lanjut memiskinkan olahraga di daerah tersebut.

Tim-tim besar di Eropa tidak lagi mewakili komunitas lokal mereka, atau bahkan negara mereka; permainan telah menjadi perang buku copy pada skala internasional.

Hal ini tidak mengherankan bahwa panggilan terdengar untuk pemulihan upah maksimum, meskipun pada tingkat air mata-untuk fan rata-rata.

Masalah FIFA adalah puncak gunung es dan olahraga hanya akan dikembalikan ke kejayaan jika reformasi dimulai dengan pemain di rumput.

John Powell

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang kehidupan secara umum dan kisah menarik dari revolusi industri akar rumput di Ghana bergolak paruh kedua abad kedua puluh.

Membaca novel John Powell The Colonial Gentleman Anak dan Kembali ke Garden City atau akun non-fiksi, The survival of the Fitter.

Rincian lebih lanjut dari buku-buku ini dan foto-foto dari pengrajin sektor
informal Majalah Suame di Kumasi akan ditemukan pada situs-situs berikut.

Sejarah Rivalitas Manchester United VS Newcastle United

Sejarah Rivalitas Manchester United VS Newcastle United

Sejarah Rivalitas Manchester United VS Newcastle United – Pertandingan panas ini pertama kali dimainkan pada 6 April 1895.

Ketika Manchester United – masih dikenal kemudian sebagai Newton Heath – mengalahkan Newcastle United 5.1 di Bank Street di Clayton, Manchester di
depan kerumunan 6.000.

Newton Heath telah pindah ke sana dua tahun sebelumnya setelah bermain game liga awal mereka di North Road; ini adalah bentrokan Divisi II dengan tim
yang telah terdegradasi dari Divisi Pertama Football League musim sebelumnya.

Kemenangan pertama Newcastle United di fixture datang pada 13 November 1897: 1,0 melalui gol oleh Willie wardrope.

Newcastle terbesar kemenangan tandang to date terhadap Red Devils datang 25 tahun setelah tim telah resmi berubah nama menjadi Manchester United, pada
tanggal 10 September, 1927. Newcastle menang 7.1 di depan kerumunan 50.217
di Old Trafford di mana klub Manchester telah pindah pada tahun 1910.

Newcastle mencetak tujuh gol lagi di musim 1930-1931, kebobolan empat balasan. Jack Cape mencetak hat-trick untuk pengunjung dengan Tommy Reid
juga mencetak hat-trick untuk tim tuan rumah.

Hasil imbang skor tinggi 4,4 berlangsung pada 31 Januari 1959 dengan Bobby Charlton dan Dennis Viollet dan Alberts – Quixall dan Scanlon – mencetak gol tim tuan rumah. Newcastle mencetak gol melalui Ivor Allchurch, John McGuigan dan dua dari Len Putih.

Tutup permainan skor tinggi antara kedua tim termasuk sempit kemenangan 3.2 untuk tim Lancashire pada 3 September 1966 waktu Denis Law mencetak gol kemenangan.

Itu 3,2. Manchester United lagi pada 15 Oktober 1977, tak lama setelah Dave Sexton menggantikan Tommy Docherty sebagai manajer. Jimmy Greenhoff mencetak gol kemenangan hari itu

Tim tuan rumah menang 5,3 pada tanggal 23 November 2002 dengan Ruud Van Nistelrooy mencetak hat-trick.

Tujuan Newcastle hari itu termasuk gol ke-100 Alan Shearer Premier League untuk klub (ia juga demikian menjadi pemain pertama yang mencetak 100 gol Premiership untuk dua klub berbeda – Blackburn Rovers menjadi orang lain).

Pada Boxing Day 2012 Manchester United menang 4.3 dengan Javier Hernandez mencetak gol kemenangan di menit terakhir dari salah satu permainan yang paling menakjubkan fixture ini telah menghasilkan.

Sejarah Rivalitas Manchester United VS Newcastle United

Manchester United tim telah menempatkan enam gol terakhir The Magpies di fixture ini selama tiga periode berbeda dalam sejarah klub, dan semua di tingkat atas sepakbola Inggris.

The ‘Busby Babes’ mengalahkan Newcastle 6.1 pada 12 Januari 1957 di depan sedikit lebih dari 45.000 penggemar dan terakhir kali fixture ini dimainkan sebelum bencana akan menyerang di Munich lebih dari setahun kemudian. Whelan, Pegg dan Viollet mencetak dua gol masing-masing hari itu, dengan satu Jacky Milburn membalas untuk Toon.

Mereka memenangkan 6,0 pada 4 Mei 1968, hanya 25 hari sebelum tim dibangun kembali Busby akan memenangkan Piala Eropa di Stadion Wembley untuk pertama kalinya dengan mengalahkan Benfica. Sadler, Kidd (2) dan George Best hat-trick kolektif dialihkan Newcastle hari itu di depan kehadiran hanya pendek dari 60.000.

Hampir empat puluh tahun kemudian, pada 12 Januari 2008, Manchester
United kembali meraih 6.0, kali ini di depan kerumunan hampir 76.000. tujuan
mereka hari itu termasuk hat-trick dari Cristiano Ronaldo.

Tim Alex Ferguson akan memenangkan kedua dari tiga gelar liga berturut-turut
musim dan ketiga klub Piala Eropa (sekarang Liga Champions) di Moskow lebih
dari empat bulan kemudian melawan Chelsea.

Pada 7 Desember 2013 Newcastle United menang di Old Trafford untuk pertama
kalinya dalam lebih dari 40 tahun, dengan gol tunggal Yohan Cabaye di babak
kedua terbukti menjadi perbedaan antara kedua belah pihak